7 Langkah dan Cara Memperbaiki Dinamo Mesin Cuci yang Rusak

Dinamo merupakan salah satu komponen bagian yang ada dalam mesin yang berfungsi untuk menggerakkan mesin cuci sehingga mesin dapat bekerja secara optimal. Jika terjadi masalah pada dinamo, maka mesin cuci akan menjadi rusak atau  bekerjanya menjadi tidak maksimal. Aba beberapa penyebab mengapa dinamo mesin cuci yang  tidak dapat berputar serta cara untuk mengatasinya.

Cara Memperbaiki Dinamo Mesin Cuci yang Rusak

Sebelum bagaimana cara mengatasinya atau solusinya, maka Anda perlu mnegetahui terlebih dahulu penyebab dari dinamo mesin cuci Anda rusak atau mati. Berikut ini beberapa penyebab mengapa dinamo menjadi tidak dapat berputar :

Cara Mengatasi Dinamo Short  atau  Konslet

  • Yang Pertama dilakukan adalah dengan melihat kondisi kawat atau plastik mika yang ada pada penutup kawatnya dan juga sekatan diantara lilitan utama dan juga starter mesin cuci yang memiliki warna hijau seperti pada gambar. Apabila terdapat kawat yang telah berubah warnanya pada satu kutub jika dibandingkan dengan kutub lainnya ataupun juka jika kerta mikanya sudah terlihat gosong dan juga mengkirut pada satu kutub, biasanya dikarenakan kondisi panas yang berlebih. Maka ada kemungkinan bagian kutub itulah yang terjadi short. Apabila shortnya masih belum terlihat parah, biasanya kondisi mika dan kawatnya pastinya akan terlihat mulu.
  • Untuk memotong tali pengikatnya yang terdapat pada kutub harus dilakukan dengan sangat hati-hati, supaya kawatnya nantinya tidak akan tergores ataupun ikut terpotong.
  • Setelah itu melepaskan kopelan kawatnya yang telah lepas atau keluar dari kawat utama dan juga pada starter pada titik A. Apabila sudah bisa dilepas, antara srarter dan bagian utama tidak terdapat lagi hubungan. Ketika dilakuan test menggunakan tester tapi masih ada arus listriknya, artinya dinamonya masih terdapat short.
  • Selanjutnya memisahkan kumpulan kutub starternya dan bagian utamanya dengan teknik menekan kutub starter di bagian dalam menggunakan tangan atau bisa juga menggunakan obeng. Tapi ingat apabila saklarnya agak keras, maka pada bagian permukaan obeng tidak terlalu besar ataupun tajam. Jadi masih bisa diselipkan pada bagian antar kutub utama dan pertengahan celah yang terdapat pada kutub starternya. Anda harus melakukan teknik ini dengan sangat hati-hari agar tidak ada kawat yang putus dan terkelupas.
  • Kemudian lanjutkan untuk mengtestnya menggunakan tester di kedua kawat yang tadi sudah dilepas atau dapat ditest juga pada titik b dan c. Apabila masih terjadi short, maka harus melakukan langkah ke empat tadi. pada kutub lain dengan melakukan tester. Langkah ini harus dilakukan sampai bagian yang terjadi short berhasil ditemukan dengan tanda tidak lagi ada arus antara bagian utama dengan starter, meskipin letak tester berada di skala X10K.
  • Apabila masih tidak menemukan bagian yang terdapat short, maka lihat bagaian email kawang yang terkupuas. Bila terkelupasnya tidak banyak atau parah. maka harus disirlak pada bagian yang terkelupas. Selanjutnya dililitkan lagi dan rapikan lalu ditambahkan sekat pemisah ataupun mika pada pertemuan ataupun persilangan semua kutub utamanya serta pada starter.
  • Jika sudah diikat lagi semua lilitannya, maka kembalikan sambungan kawatnya, serta kabel seperti keadaan awalnya. Setelah itu Anda dapat melakukan terster. Setelah lilitan dinamonya tidak terjadi short lagi, maka cek kembali penyirlakkannya dengan menyeluruh dan merata.

Demikianlah artikel mengenai Cara Memperbaiki Dinamo Pada Mesin Cuci. Maka dengan informasi yang sudah ada diatas tadi jika dinamo mesin cuci Anda mengalami kerusakan, Anda bisa untuk memperbaikinya dirumah. Semoga bermanfaat!

7 Langkah dan Cara Memperbaiki Dinamo Mesin Cuci yang Rusak | Albi | 4.5