Cara Memperbaiki Baterai Laptop Yang Rusak

1. Cara memperbaiki baterai laptop yang pertama ini sangatlah mudah dan cepat. Tingkat keberhasilannya pun dapat mencapai 100%, namun akan membutuhkan banyak biaya. Yaitu dengan cara membeli baterai laptop original ke toko resmi. Karena barang ori, baterai laptop ini cukup mahal yaitu berkisar diantara Rp. 500 ribu – 1 juta sesuai dengan merk pada laptop.

2. Cara yang kedua adalah dengan mengganti baterai asli dengan baterai laptop OEM atau generik. Harga baterai laptop generik ini lebih terjangkau dibanding dengan harga baterai laptop original.

3. Cara yang ketiga adalah dengan mengganti cell baterainya. Baterai pada laptop tersusun dari beberapa cell baterai lithium yang memiliki jumlah yang berbeda-beda sesuai dengan harganya. Ada yang berisi 4cell, 6cell dan ada juga yang mencapai 8 cell. Itulah sebabnya harga laptop yang mahal akan dapat bertahan lama masa pemakaianya dibanding dengan laptop yang memiliki harga yang murah. Kita bisa menemukan cell baterai laptop di toko-toko elektronik ataupun toko khusus yang menjual spare part laptop. Harganya berkisar diantara Rp. 80-150 ribu sesuai dengan merk dan kapasitasnya.

Cara Memperbaiki Baterai Laptop Yang Rusak

Berikut ini langkah-langkah memperbaiki baterai laptop yang rusak dengan cara mengganti cell pada baterai.

1. Lepaskan baterai dengan cara membongkar casing baterai dengan obeng khusus yaitu obeng minus atau bisa juga dengan meggunakan pisau khusus pcb. Tidak ada baut yang diciptakan khusus karena baterai laptop tidak dirancang untuk di service.

2. berhati-hatilah saat membuka casing baterai karena didalamnya terdapat banyak rangkaian circuit board baterai. Jangan sampai tergores benda tajam apalagi jalurnya sampai putus. Disarankan untuk memulai dari bagian samping ke arah belakang agar rangkaian pada bagian colokan tidak tercongkel saat anda membukanya. Janganlah memulai dari letak socket/colokan. Ini dikarenakan disitulah letak rangkaian circuit baterai laptop. Proses yang rapi dan tlaten akan membuat kondisi casing tetap baik dan mudah untuk dipasang kembali ke laptop.

3. Setelah terbuka, buatlah skema rangkaian baterai laptop sesuai dengan aslinya. Skema ini bisa berbeda tergantung dengan merk laptop. Kita bisa foto dulu agar tidak kebingungan saat akan memasangnya lagi. Lepas solderan pada baterai dari rangkaian.

Untuk menjadi perhatian, pada saat kita menggunakan solder janganlah terlalu lama karena baterai lithium mudah dan bisa meledak kalau terkena panas sedikit saja. Cari kode nomor ukuran cell baterai, misalnya tertulis 18650 yang memiliki arti panjang cell baterai 18 mm serta besar lingkar cell baterai adalah 65 mm. Usahakan untuk membeli baterai laptop dengan jenis yang sama agar cell baterai dapat dimasukkan dengan mudah pada casing. Kalaupun mungkin sudah terlanjut membeli baterai yang berbeda ukurannya, jangan terlalu besar selisihnya. Yang terpenting masih muat di case baterai laptop.

Semua tegangan baterai laptop adalah 3.6 volt, namun memiliki kapasitas daya (mAH) yang berbeda. Usahakan untuk kita membeli cell baterai yang sama persis. Setelah semua terlepas, cek aterai lithium yang telah mati. Lalu gantilah cell baterai yang telah rusak dengan baterai lithium yang baru.

Pemasangan cell batteries yang baru harus benar benar memperhatikan posisi + dan – karena pemasangan baterai baru yang posisinya terbalik dapat membuat baterai lithium meledak, lho. Pastikan juga pemasangannya sesuai dengan skema yang sudah difoto tadi. Cek lagi rangkaian dengan menggunakan AVO/multi tester.

Setelah semuanya selesai, susun kembali rangkaian cell baterai laptop yang baru ke casing menggunakan lem glue stick atau bisa juga dengan lem alteco. Jika ada sedikit bagian case yang rusak saat proses pembongkaran tadi, letakkan potongan kain kasa atau kapas untuk media lem merekat. Usahakan serapi mungkin.

Itulah cara memperbaiki baterai pada laptop dengan mengganti cell nya. Semoga dapat bermanfaat.

Cara Memperbaiki Baterai Laptop Yang Rusak | Albi | 4.5